Paripurna Istimewa DPRD, Bupati: "HJKS Momentum Sinergi Wujudkan Sukabumi Maju dan Sejahtera"


"Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata"


Kabupaten Sukabumi, Jabar 

polkrim-news.com || Memasuki usia ke-156 tahun, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak hanya merayakan perjalanan sejarah, tetapi juga menegaskan arah pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi, dalam rangka Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156, di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Kamis (10/9/2026).

Fokus Pembangunan 2026. Sejumlah program pembangunan diarahkan pada persoalan mendasar, mulai dari infrastruktur, hunian dan kebutuhan dasar, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

1. Infrastruktur: Pemkab menjalankan program Tumaninah Infrastruktur Mantap, Terintegrasi, dan Terarah yang menyasar perbaikan jalan kabupaten serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

2. Hunian dan Kebutuhan Dasar: Melalui program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, hingga pembangunan hunian tetap dan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana.

3. Sumber Daya Manusia: Diperkuat melalui program Generasi Mencerang, Mandiri, Cerdas, dan Gemilang, Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, Trendi Pesantren Melek Digital, dan Beasiswa Bupati Sukabumi.

4. Ekonomi Kerakyatan: Masyarakat didorong menjadi pelaku utama melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, UMKM-IKM, dan pariwisata. Potensi lokal diarahkan agar memiliki nilai tambah dan membuka lebih banyak peluang ekonomi.

"Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera," kata Bupati.

Tema HJKS ke-156, Menurut Bupati, tema "Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata" menjadi arah pembangunan ke depan. 

Pemkab ingin potensi pertanian, perikanan, UMKM, dan pariwisata mampu memberikan dampak lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Bupati menyebut tantangan pembangunan masih cukup banyak. Karena itu, kolaborasi pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting agar pembangunan semakin tepat sasaran dan berujung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan warga.

Apresiasi dan Capaian. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna. 

Ia menyebut pembangunan Kabupaten Sukabumi menunjukkan perkembangan positif. 

Pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 5,69 persen, dengan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai salah satu penyumbang terbesar.

Menurut Asda, potensi agroindustri dan pariwisata Sukabumi perlu terus dikembangkan secara terintegrasi, didukung penguatan infrastruktur, konektivitas wilayah, dan pelayanan kesehatan.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, juga menegaskan pembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. 

Ia berharap momentum HJKS ke-156 menjadi penguat sinergi untuk melanjutkan pembangunan.

Sejumlah capaian turut menjadi catatan, di antaranya penghargaan di bidang pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, Kabupaten Layak Anak, serta keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk ke-12 kalinya atas laporan keuangan daerah.

Usai rapat paripurna, Bupati Sukabumi beserta jajaran menyerahkan kendaraan bermotor kepada sembilan penerima hadiah wajib pajak.**

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :

TABLOID NASIONAL POLKRIM

POLRI PRESISI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

STOP PUNGLI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
PUNGUTAN LIAR