Warga Gunung Jati Lumpuh Keluarga Harapkan ada perhatian Pemerintah Kabupaten Cirebon

CIREBON, Seorang ibu muda bernama Suriah binti Narya (37), warga Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, kini hanya bisa terbaring tak berdaya akibat menderita kelumpuhan selama enam bulan terakhir sejak Januari 2026. Saat ini, ia tengah dirawat di kediaman orang tuanya di Desa Mayung, Kecamatan Gunung Jati, dengan kondisi kesehatan yang kian memprihatinkan.

Suami Suriah, Tito, mengungkapkan bahwa istrinya sempat menjalani terapi sebanyak empat kali. Sayangnya, ikhtiar tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan dan tanda-tanda kesembuhan belum terlihat.

Tito mengakui bahwa perjuangan panjang demi kesembuhan sang istri telah menguras seluruh tabungan keluarga. Selama enam bulan berobat keluar-masuk rumah sakit, biaya yang dikeluarkan telah mencapai puluhan juta rupiah. Saat ini, kondisi finansial keluarga sudah berada di titik nadir dan tidak lagi mampu membiayai pengobatan lebih lanjut.

Penderitaan Suriah bermula pada Januari 2026, saat ia tiba-tiba merasakan sakit hebat pada bagian kaki ketika sedang beraktivitas di dapur. Pihak keluarga segera melarikan Suriah ke RSUD Gunung Jati untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Selama enam hari menjalani perawatan di sana, kondisi Suriah belum menunjukkan adanya perubahan yang berarti.

Seiring berjalannya waktu, kondisi kesehatan ibu muda ini justru semakin menurun hingga ia mengalami kesulitan untuk berjalan.

Puncaknya pada April 2026, kedua kaki Suriah kehilangan fungsi sepenuhnya dan ia tidak mampu lagi melangkah. Diduga, kondisi kelumpuhan ini dipicu oleh riwayat penyakit hipertensi atau tensi tinggi yang dideritanya.

Tidak berhenti di situ, pada Mei 2026, keluarga kembali membawa Suriah ke RS Mitra Plumbon untuk menjalani perawatan selama tiga hari. Namun, sepulang dari rumah sakit tersebut, tidak ada perkembangan signifikan ke arah kesembuhan. Kondisi kedua kakinya justru semakin parah dan lumpuh total hingga saat ini.

Berbagai upaya pengobatan alternatif pun telah ditempuh oleh keluarga. Dalam situasi yang serba sulit ini, Tito berharap adanya perhatian dan uluran tangan dari pihak terkait. Ia sangat mendambakan bantuan, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah, agar dapat membantu proses penyembuhan istrinya dan meringankan beban biaya pengobatan yang selama ini ditanggung secara mandiri.

Pihak keluarga sangat berharap dukungan dari berbagai pihak agar Suriah bisa mendapatkan perawatan medis yang layak dan kembali beraktivitas dengan normal. Keterbatasan ekonomi kini menjadi penghalang utama, sehingga kepedulian dari dermawan maupun instansi pemerintah sangat dinantikan demi kesembuhan ibu muda tersebut. (*Max)

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

TABLOID NASIONAL POLKRIM

POLRI PRESISI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

STOP PUNGLI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
PUNGUTAN LIAR