Porsadin Ke-8 di Jampangkulon. 890 santri ikuti 14 mata lomba. Ajang cetak generasi religius dan berakhlak mulia.
Kabupaten Sukabumi, Jabar
polkrim-news.com || Bupati Sukabumi H. Asep Japar membuka secara resmi Pekan Olahraga Antar Santri Madrasah Diniyah Ke-8 Tingkat Kabupaten Sukabumi di Kecamatan Jampangkulon, Kamis (23/7/2026).
Sebanyak 890 santri dari Madin se-Kabupaten Sukabumi mengikuti ajang yang digelar selama dua hari, 23-24 Juli 2026 ini. Mereka akan berkompetisi dalam 14 mata lomba.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Porsadin bukan sekadar perlombaan. Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam syiar Islam.
"Kegiatan ini juga sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan rohani," ujar Asep Japar.
Lebih lanjut ia mengatakan, melalui Porsadin santri tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual. Namun juga membangun karakter disiplin, tangguh, percaya diri, dan sportivitas tinggi.
"Kepada anak-anakku, tunjukkan kemampuan dan bakat terbaik kalian secara maksimal. Junjung nilai sportivitas dan kejujuran. Kalah menang itu biasa, yang penting proses belajar, kerja keras, dan kebersamaannya," pesannya.
Bupati juga berpesan kepada dewan hakim agar melaksanakan tugas secara profesional dan objektif. Tujuannya melahirkan perwakilan terbaik yang mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi bahkan nasional.
Pernyataan itu diamini Ketua FKDT Kabupaten Sukabumi KH. Abdullah. Ia menyebut hasil lomba ini akan berjenjang hingga tingkat provinsi.
Sementara Ketua FKDT Provinsi Jawa Barat H. Atep Abdul Gopar mengapresiasi prestasi santri Sukabumi. "Sukabumi selalu menorehkan juara di Jabar dan nasional," pungkasnya.
Adapun 14 mata lomba yang dipertandingkan yakni Tahfiz Juz Amma, MQK, MTQ, cerdas cermat, pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, murotal, kaligrafi, puisi Islami, lari sprint 100 meter, badminton, tenis meja, sholawat, dan adzan.**

Posting Komentar