"Saya berkomitmen, tidak akan menandatangani APBD kalau saya melihat P2RW tidak dianggarkan"
Kota Sukabumi, Jabar
polkrim-news.com || Demo berlangsung di Balai Kota dan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026).
Ratusan pengurus RT dan RW itu menuntut Wali Kota Ayep Zaki meminta maaf dan segera dimakzulkan melalui hak angket.
Menanggapi desakan itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi,Wawan Juanda mengatakan berbagai aspirasi yang sebelumnya disampaikan telah dicatat dan menjadi perhatian lembaga legislatif.
Kata Wawan, ada empat poin tuntutan yang telah diterima DPRD, termasuk persoalan P2RW yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
"Apa yang disampaikan bapak dan ibu, yang kemarin juga disampaikan di rumah kita bersama di DPRD, empat poin yang disampaikan kepada kami sudah kami catat dan kami garis bawahi dengan tebal," ucapya saat orasi.
Khusus mengenai P2RW, Wawan menyatakan program tersebut harus tetap dilanjutkan meskipun kondisi keuangan daerah saat ini sedang menghadapi tantangan.
"Tahun ini pasti akan dilanjutkan. Insyaallah kita doakan, sekalipun kondisi fiskal kita sedang lemah, tetapi saya sudah membisikkan kepada Pak Wali, mohon ini program unggulan, tidak boleh dicoret, ini harus ada," katanya.
Pernyataan yang paling menyita perhatian massa muncul ketika Anggota DPRD Kota Sukabumi tersebut, menyampaikan komitmen politiknya terkait pembahasan anggaran daerah.
“Saya berkomitmen, tidak akan menandatangani APBD kalau saya melihat P2RW tidak dianggarkan,” tegasnya.**

Posting Komentar