![]() |
| Dukung Kesejahteraan Pengurus Lingkungan, Bupati Jeje Sediakan Anggaran Rp16 Miliar untuk Insentif Tambahan RT-RW. |
Bandung Barat,
polkrim-news.com || Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyiapkan anggaran sebesar Rp16 miliar khusus untuk tambahan insentif bagi seluruh ketua RT dan RW yang bertugas di wilayahnya. Bantuan ini ditujukan bagi total 9.217 Ketua RT serta 2.448 Ketua RW yang tersebar di 16 kecamatan dan 165 desa se-Kabupaten Bandung Barat.
Penyerahan simbolis bantuan tersebut digelar di Ballroom Gedung B Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Senin (24/5/2026). Acara ini dilakukan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, didampingi Wakil Bupati Asep Ismail, sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kinerja pengurus lingkungan.
Hingga 25 Mei 2026, penyaluran insentif untuk periode triwulan I baru terealisasi di dua wilayah kecamatan saja, mencakup 11 desa dengan rincian 188 RT dan 650 RW. Total dana yang sudah disalurkan mencapai Rp 307.800.000. Sisanya akan segera dicairkan menyusul, menunggu kelengkapan berkas administrasi dari wilayah terkait. Adapun rinciannya, Kecamatan Gunung Halu sudah selesai seluruhnya untuk 9 desa, sedangkan Kecamatan Cihampelas baru tersalurkan di 2 desa.
Melalui kebijakan ini, setiap Ketua RT akan menerima tambahan insentif sebesar Rp300 ribu per triwulan. Sementara itu, Ketua RW mendapatkan jumlah yang lebih besar, yakni Rp600 ribu setiap tiga bulan sekali. Nominal tersebut belum dipotong kewajiban pajak sesuai aturan yang berlaku.
Bupati Jeje Ritchie Ismail menegaskan, kehadiran para ketua RT dan RW memegang peran sangat vital sebagai garda terdepan pemerintahan. Mereka adalah elemen paling dekat dengan warga, sekaligus menjadi ujung tombak dalam menjaga kestabilan lingkungan dan mendukung berjalannya pembangunan di tingkat akar rumput.
“RT dan RW adalah perpanjangan tangan pemerintah yang paling merasakan denyut nadi masyarakat. Mereka yang paling paham kondisi warga, sekaligus menjadi jembatan penghubung utama antara pemerintah dengan warga desa,” ujar Jeje.
Menurutnya, hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat mulai dari penyelesaian masalah sosial, urusan administrasi warga, pengamanan lingkungan, hingga menjaga tradisi gotong royong, sangat bergantung pada peran aktif para pengurus lingkungan ini. Oleh sebab itu, pemberian insentif tambahan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi, waktu, dan tenaga yang telah mereka curahkan untuk melayani orang banyak.
Kebijakan ini merupakan bagian nyata dari penerapan visi besar Bandung Barat Amanah, tepatnya lewat program unggulan “Amanah Ngawangun Bandung Barat”. Program ini berfokus pada penguatan kelembagaan desa serta peningkatan kesejahteraan bagi aparatur desa dan lembaga kemasyarakatan. Langkah ini juga masuk ke dalam daftar 32 program prioritas pemkab melalui upaya peningkatan kesejahteraan Lembaga Kemasyarakatan Desa atau LKD.
“Kami sangat menyadari betapa besar kontribusi RT dan RW dalam membantu jalannya pemerintahan daerah. Maka, kesejahteraan mereka wajib menjadi perhatian kita semua bersama,” tegas Jeje Dukungan ini diharapkan menjadi penyemangat agar pelayanan ke warga makin prima, kerukunan antarwarga makin kuat, serta lingkungan tetap aman, damai, dan harmonis ( K 12 )

Posting Komentar