![]() |
| Bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (08/02/2026), pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya secara resmi dikukuhkan. |
Kota Cirebon,
polkrim-news.com || Tepat pada peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2026, bertempat di Pendopo Bupati Cirebon, Senin (08/02/2026), pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya secara resmi dikukuhkan.
Kehadiran AMKI tidak hanya bertujuan untuk menaungi insan media massa, melainkan juga sebagai wadah bagi para konten kreator yang saat ini semakin berkembang pesat di wilayah tersebut.
Sebagai bagian dari komitmennya, AMKI berencana untuk memfasilitasi anggotanya agar dapat mengikuti proses sertifikasi yang diakui secara nasional. Bagi wartawan, sertifikasi akan dilakukan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sedangkan bagi konten kreator akan melalui Sertifikasi Profesi Content Creator (SPCC), keduanya dikelola oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, menyampaikan bahwa organisasi ini akan melaksanakan rangkaian pelatihan dan uji kompetensi khusus bagi influencer serta konten kreator di media sosial. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya AMKI untuk menjangkau kelompok yang selama ini belum terakomodir secara optimal oleh organisasi sejenis.
“AMKI memiliki identitas yang berbeda dengan organisasi lainnya. Kami melihat bahwa perkembangan teknologi tidak dapat terlepas dari peran kreator konten, bahkan kini banyak kota yang telah lebih dulu mengakui peran mereka. Saat ini banyak sekali konten kreator yang berkiprah, namun perlu diberikan pemahaman dasar serta sertifikasi resmi dari BNSP yang sudah kami siapkan secara matang,” ujar Tundra.
Ia menegaskan bahwa konten kreator sudah saatnya memiliki pengakuan formal melalui sertifikasi, bukan hanya sekadar berkiprah tanpa standarisasi yang jelas. Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara sertifikasi bagi konten kreator dengan sertifikasi bagi wartawan.
“Sertifikasi untuk influencer dan konten kreator tidak memiliki jenjang karir seperti pada UKW yang memiliki tiga jenjang, yaitu Muda, Madya, dan Utama,” jelasnya.
Tundra juga menyoroti bahwa tidak sedikit jurnalis yang juga memiliki konten pribadi di media sosial, namun masih banyak yang belum memahami kaidah-kaidah pembuatan konten yang benar, aman, dan tidak membahayakan pihak lain. Ia menekankan bahwa konten yang dibuat dengan memperhatikan aturan akan mendapatkan perlindungan dari negara.
“Kami ingin memastikan bahwa baik wartawan maupun konten kreator memiliki pemahaman yang benar tentang etika, hukum, dan standar kualitas dalam menyajikan informasi atau konten. Hal ini tidak hanya untuk menjaga kredibilitas masing-masing individu, tetapi juga untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan industri media dan kreatif di Indonesia,” tambahnya.
Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, mengapresiasi terpilihnya Rudi sebagai ketua. Ia menekankan bahwa media konvergensi memiliki peran penting dalam mengintegrasikan berbagai platform komunikasi, sekaligus menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi publik.
“Peran AMKI sangat penting dalam mendorong media tetap relevan di tengah perubahan teknologi,” tegasnya.
Harapan besar pun disematkan pada kepengurusan baru AMKI Cirebon Raya untuk terus mengedukasi publik tentang pentingnya media berkualitas, menjaga independensi, serta menegakkan etika jurnalistik. Kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan anggota, meningkatkan kualitas media, dan memperluas jaringan kerja sama.
Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, AMKI harus mampu menjadi jembatan antara media konvensional dan media digital, sekaligus membangun sinergi yang konstruktif dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“AMKI harus menjadi wadah yang menghubungkan media konvensional dan digital, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Dalam agenda 100 hari kerja, Rudi menegaskan komitmennya untuk membangun kerja sama strategis dengan instansi pemerintah maupun sektor swasta. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi media anggota AMKI, baik dari sisi profesionalisme, kapasitas, maupun keberlanjutan usaha media. (*/Dul)

Posting Komentar