"Jalan tersebut kurang lebih 900 meter, dan Kondisinya memang rusak parah"
Kabupaten Sukabumi, Jabar
polkrim-news.com || Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus melakukan pengecekkan langsung ruas jalan protokol yang sering dikeluhkan warga yakni, Jalan Ahmad Yani, kelurahan Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu, pada Senin lalu (12/1/26).
Uus Firdaus mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung bersama Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Camat Palabuhanratu, para pelaksana tugas bidang, sekretaris dinas, hingga pihak rumah sakit.
"Jalan tersebut kurang lebih 900 meter, dan Kondisinya memang rusak parah," kata Uus, Selasa kemarin (13/01/2026).
Selanjutnya Uus menjelaskan, sebelumnya Dinas PU sempat melakukan penanganan sementara menggunakan hotmix menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Namun, kerusakan kembali terjadi karena sistem drainase yang belum optimal sehingga diperlukan analisa teknis lanjutan," katanya.
"Kita sudah hitung kalau beton semua karena umur rencana lebih panjang ya kalau melalui beton beda dengan aspal, itu kurang lebih butuh anggaran Rp9 miliar," jelasnya.
Namun demikian, kata Uus, dikarenakan keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah hanya mampu mengalokasikan dana sebesar Rp4 miliar.
Menurutnya, Anggaran tersebut akan digunakan untuk penanganan bertahap, yakni 300 meter jalan dibeton, sementara 600 meter lainnya menggunakan aspal, lengkap dengan perbaikan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut.
"Hanya memang untuk saluran yang limpahan air ketika hujan besar dari Rumah Sakit (Palabuhanratu) itu harus pasang grill di akses masuk ke rumah sakit supaya air tidak masuk ke Jalan Ahmad Yani," tuturnya.
"Kemarin sudah sepakat arahan Pak Sekda supaya yang kewenangan rumah sakit itu ditangani oleh rumah sakit, supaya anggaran yang 4 miliar itu fokus ke penanganan jalan plus drainase yang ada di sepanjang ruas jalan sepanjang 900 meter itu," sambungnya.
Lebih lanjut, Uus menargetkan perbaikan Jalan Ahmad Yani dapat dipercepat dan selesai sebelum Lebaran 2026.
"Dengan demikian, pengguna jalan dapat kembali melintas dengan aman dan nyaman, sekaligus menekan angka kecelakaan yang sebelumnya kerap terjadi di lokasi tersebut," pungkasnya.**

Posting Komentar