Dari 38 Jenazah Korban Longsor, 20 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

Alat berat diturunkan dalam pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1/2026).(Foto:Net)

BANDUNG BARAT,

polkrim-news.com || Sebanyak 20 jenazah berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri dari total 38 kantung jenazah yang telah diserahkan Tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Perkembangan terakhir pada hari ke-3, Senin (26/1/2026) kemarin, sebanyak 13 kantong jenazah berhasil ditemukan.

Sebanyak 20 jenazah yang telah diidentifikasi diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Total temuan pada hari pertama sampai dengan hari ketiga ada 38 jenazah, sudah kita serahkan ke Tim DVI," kata Kepala Basarnas Bandung, Ade Dian Permana.

Berdasarkan data yang diterima petugas, tercatat sebanyak 108 laporan kehilangan.

Karo Ops. Polda Jabar Kombes, Areis El Fathar menjelaskan, angka tersebut bukan jumlah korban riil yang dinyatakan hilang, melainkan bersumber dari laporan masyarakat.

"Jumlah data ini berdasar laporan masyarakat yang datang ke pos DPI. Melaporkan anti-mortem sebanyak 108 orang," katanya.

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), tengah mendalami penyebab utama longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB.

Diduga penyebab longsor tersebut akibat dari alih fungsi lahan dari kawasan hutan di lereng Gunung Burangrang menjadi lahan pertanian sayuran. Namun, untuk memastikannya menunggu hasil kajian dari tim. 

Alih fungsi lahan penyebab bencana ini sempat disinggung Gubernur Jawa Barat,  Dedi Mulyadi,  yang menegaskan adanya aktivitas masyarakat menanam sayur sampai melewati batas normal tata kelola lahan, menjadi penyebab terjadinya longsor. (K12)

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

TABLOID NASIONAL POLKRIM

POLRI PRESISI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

STOP PUNGLI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
PUNGUTAN LIAR