Kapolres Sukabumi Kota Imbau Warga Bijak Bermedsos, Terkait Maraknya Berita Penculikan

Apabila masyarakat menemukan persoalan yang sifatnya informasi, AKBP SY Zainal Abidin mempersilahkan untuk menghubungi pihak Kepolisian di nomor 082126054961.


Kota Sukabumi, Jawa Barat 

polkrim-news.com || Polres Sukabumi Kota merespon isu penculikan yang beredar di jejaring sosial. Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin meminta masyarakat untuk tidak mudah termakan isu tersebut.

"Media sosial itu memiliki dampak yang luar biasa, kecepatan informasi yang diterima oleh masyarakat terkait dengan setiap peristiwa itu memiliki dampak, baik positif maupun negatif," ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP SY. Zainal Abidin, Rabu (01/02/2023).

Masih kata Kapolres, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bijak bermedia sosial. Tidak hanya serta merta memberikan informasi itu dan menyebarkannya, tapi mengkroscek informasi tersebut.

"Apabila tidak dapat memastikan informasi itu lebih baik tidak dishare, daripada menimbulkan kegaduhan di masyarakat," ujarnya. 

AKBP SY Zainal Abidin meminta masyarakat, utamanya orang tua, untuk tetap melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. 

"Kami dari pihak Kepolisian tetap mengimbau kepada orang tua, untuk melakukan pengetatan pengawasan kepada anaknya," ucapnya. 

Kapolres juga mengatakan, jajarannya belum menerima informasi maupun laporan, masyarakat terkait kasus penculikan.

"Alhamdulillah di wilayah Kota Sukabumi, hingga siang ini kejadian itu tidak terjadi dan kita tetap selalu memberikan imbauan termasuk media sosial yang kita miliki," katanya.

"Kita kan memiliki media sarana informasi Bebeja Ka Polres yang bisa diakses masyarakat untuk mengklarifikasi dan menanyakan informasi itu benar atau tidaknya," pungkasnya.

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :

DPRD Kota Sukabumi

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
HARI SUMPAH PEMUDA 2026

TABLOID NASIONAL POLKRIM

POLRI BERSAMA MASYARAKAT

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

STOP PUNGLI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
PUNGUTAN LIAR