Rapat Koordinasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Bersama UPZ Kecamatan Se-Kabupaten Sukabumi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi 

Rapat Koordinasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Bersama UPZ Kecamatan Se-Kabupaten Sukabumi

Kab. Sukabumi, Jawa Barat

polkrim-news.com || Rapat koordinasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) 47 Kecamatan, se Kabupaten Sukabumi, dilaksanakan di Sukabumi Indah Hotel.

Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS Kabupaten Sukabumi dibuka Asisten Daerah, Ade Setiawan, mewakili Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Kepada awak media, Asda Kabupaten Sukabumi menyampaikan, BAZNAS hadir sebagai salah satu lembaga yang mampu mensejahterakan masyarakat.

Menurut Ade, BAZNAS Kabupaten Sukabumi telah banyak berkontribusi membantu program pemerintah daerah, diantaranya program pembangunan Rutilahu (rumah tidak layak huni) serta turut mensupport program free ODF.

"Saat ini kita sedang menghadapi kondisi krisis Covid-19, konflik Ukraina, climate change, comodity price, dan cost living tinggi, sehingga hari ini angka kemiskinan Kabupaten Sukabumi memang sangat tertekan, sehingga kita berharap BAZNAS menjadi bagian dalam menekan angka kemiskinan di Sukabumi. Rakor hari ini  untuk memunculkan isu–isu dan memunculkan inovasi sehingga BAZNAS bisa lebih berdaya lagi," ungkap Ade Setiawan, Jumat (14/10) lalu.

Ditempat yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Unang Sudarma, kepada awak media mengatakan, rakor kali ini bertujuan sebagai ajang evaluasi kinerja BAZNAS tahun anggaran 2022 sekaligus penyusunan, perencanaan, dan target kinerja di tahun 2023 mendatang.

"Dalam rakor ini Kita melakukan evaluasi kinerja, capaian apa yang kita peroleh di tahun 2022. Kemudian dalam rangka menyusun target, perencanaan untuk 2023 sehingga kita bisa merencanakan, memformulasikan, kira kira strategi apa yang bisa dilakukan Baznas Kabupaten Sukabumi beserta seluruh perangkat yang ada didalamnya," ungkap Unang Sudarna.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi, menjadi salah satu badan amil zakat terbaik di Provinsi Jawa Barat, dengan tagline Berdaya Bersama Zakat (Bebeza). 

Masih menurut Unang Sudarma, BAZNAS senantiasa berkomitmen dalam mengaplikasikan tagline tersebut dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

"Kita sedang kembangkan pilot projek Desa Babeza, selanjutnya berkembang menjadi Kecamatan Bebeza dan mudah – mudahan kedepannya menjadi Kabupaten Bebeza," ujar Unang Sudarma.

Ketua Pelaksana Kegiatan, M Taufik kepada awak media mengatakan, rakor kali ini diwarnai dengan diskusi dan penyampaian aspirasi dari 47 UPZ kecamatan, kepada Baznas Kabupaten Sukabumi yang nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan periode 2023.

"Mudah-mudahan rakor ini bisa menjadi sarana, untuk kita mengayomi dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik lagi kepada warga Kabupaten Sukabumi,”kata Taufik.

"Harapan kita dengan peran serta dan kesadaran seluruh masyarakat, bahwa zakat adalah merupakan bentuk gotong royong dalam mensejahterakan masyarakat kita sendiri, ini bisa diwujudkan sebagai bentuk subsidi silang dari yang mampu kepada yang kurang mampu," sambung Taufik, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Sukabumi.

Lanjut Taufik menyatakan, Zakat merupakan sebuah kewajiban bagi umat Muslim, yang memiliki kedudukan sama dengan kewajiban lain seperti Ibadah Haji maupun Puasa.

"Sehingga dinilai perlu diingatkan kepada masyarakat jika BAZNAS hanyalah sebuah institusi, lembaga, sebuah wadah, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melaksanakan ibadahnya,” beber Taufik.

Taufik menjelaskan, edukasi terkait Zakat kepada masyarakat, BAZNAS sebagai Pengelola cukup berhasil, saat ini terjadi peningkatan capaian penerimaan zakat dari masyarakat.

Masih Kata Taufik, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berhasil meningkatkan peran serta masyarakat dengan berzakat melalui Baznas hingga 18 persen, sementara sektor penerimaan zakat bersumber ASN (Aparatur Sipil Negara) mencapai 82 persen.

"Gerakan kita tentang kesadaran berinfak dari seluruh masyarakat menambah potensi zakat dan infak di Kabupaten Sukabumi," ujar Taufik.

"Dalam tahun ini kita sudah mulai merangkak baik, kalau dari tahun sebelumya sumber pendanaan hampir 90 persen bersumber dari ASN. Sekarang secara akumulasi ada kenaikan 7 hingga 8 persen sumber zakat dari masyarakat,” pungkasnya.

0/Post a Comment/Comments

TOTAL VISITS :

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

TABLOID NASIONAL POLKRIM

POLRI PRESISI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional

STOP PUNGLI

POLKRIM | Portal Media Online Nasional
PUNGUTAN LIAR