Kab. Cirebon, Jawa Barat.
polkrim-news.com || Kebakaran terjadi menimpa industri rumahan produksi kasur atau ranjang kasur dan sejenisnya, Selasa (04/10/2022).
Berawal dari beredarnya foto dan video dari group WhatsApp yang memperlihatkan terjadinya kebakaran. Pada saat di telusuri kabarcirebon.com, rupanya kebakaran tersebut terjadi pada pabrik kasur rumahan yang terletak di Blok Tengah, Desa Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Y (40) masyarakat setempat yang pada saat kejadian ada dilokasi mengungkapkan jika dirinya tidak mengetahui apa penyebab dari kebakaran tersebut.
"Saya taunya ada asap hitam diatas pabrik kasur tersebut dan mencium bau seperti ada bakaran sejenis karet ban, karena baunya cukup menyengat. Sesudah itu ada yang teriak kebakaran," ujarnya.
Lanjut Y, setelah diketahui kebakaran tersebut, tidak lama beberapa warga berdatangan dan bergotong-royong ikut serta memadamkan api tersebut dengan alat seadanya.
"diketahui betul itu kebakaran warga pada datang dan membantu untuk memadamkan api tersebut. Hal itu dilakukan warga secara spontan karena lokasi pabrik kasur tersebut berada di padat penduduk dimana khawatir merambat ke beberapa rumah warga," jelas Y.
Sementara itu Kapolsek Sumber AKP Eddie Mulyono, SH melalui Kanit Reskrim Ipda Yaya Hadayadi, SH pada saat ditemui kabarcirebon.com membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
"Benar telah terjadi kebakaran di pabrik kasur wilayah Desa Kenanga sore tadi tepatnya pukul 15.17 WIB. Kami dari Polsek Sumber langsung datang ke TKP beserta tim INAFIS yang sedang piket dari Polresta Cirebon," ujar Yaya.
Secara kronologis dijelaskan Yaya, jika kebakaran tersebut diketahui dari beberapa karyawan pabrik yang sedang bekerja di lantai 2 pabrik.
"Sejumlah aryawan mencium bau gosong atau hangus. Kemudian tidak lama muncul asap tebal dari lantai bawah yang diketahui telah terbakar," jelas Kanit Reskrim Polsek Sumber yang berpangkat IPDA tersebut.
Kebakaran terjadi pada saat cuaca sedang hujan atau gerimis. Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran tersebut dari konsleting listrik.
"Dugaan kebakaran berawal dari konsleting listrik sehingga membakar limbah kasur berupa busa dan karet yang tidak jauh dari tempat kejadian," jelasnya.
Dari hasil olah TKP, tidak terdapat korban luka atau korban jiwa. Adapun Kerugian sementara dari kebakaran tersebut secara materiil sebesar 3jt rupiah. Yaitu dari terbakarnya 2 ranjang kasur yang berupa kerangka hangus terbakar. ( Rem)


Posting Komentar