![]() |
| Terduga Pelaku Curas, S dan K |
Dua Orang Terduga Pelaku Curas Toko Buah-Buahan, Diringkus Polisi
Kab. Sukabumi, Jawa Barat
polkrim-news.com || Jajaran unit Reskrim Polsek Purabaya Polres Sukabumi berhasil menangkap dua terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas), dengan sasaran toko buah milik Eded (59), berlokasi di Kampung Muara, Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.
Menurut keterangan Kapolsek Purabaya Polres Sukabumi AKP Iwan K, kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada hari Sabtu (22/10) sekitar pukul 02.00 wib.
"Jajaran Reskrim Polsek Purabaya kemarin, Senin (24/10) berhasil menangkap dua pelaku curas dan masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lagi, yang identitasnya sudah kami ketahui," kata AKP Iwan pagi ini, Selasa (25/10/22).
Selanjutnya Iwan mengatakan, dua terduga pelaku curas yang berhasil diamankan pihaknya yaitu S (26) dan K (23) sedangkan pelaku yang masih dikejar adalah D (32).
Kapolsek Purabaya AKP Iwan K menjelaskan kronologis kejadian mengatakan, pada malam kejadian para pelaku berboncengan tiga orang menggunakan sepeda motor Yamaha RX King mendatangi toko buah milik korban. Kemudian dua turun dari motor dan mendatangi toko buah sambil mengacungkan senjata tajam berupa golok ke arah pekerja toko buah.
"Pada saat itu para pekerja toko buah merasa ketakutan dan kemudian berlari ke belakang toko sehingga para pelaku leluasa mengambil buah - buahan yang ada di toko kemudian dengan membawa hasil curian para pelaku pergi dengan menggunakan kendaraan bermotor RX King," kata Iwan.
Masih kata Iwan mengungkapkan, bahwa kejadian itu bisa terungkap karena semua kejadian terekam oleh CCTV yang berada di toko buah milik korban.
Dalam kasus ini pihak unit Reskrim Polsek Purabaya, telah menyita barang bukti berupa satu unit kendaraan sepeda motor Yamaha RX King warna hitam.
"Kepada pelaku akan kami jerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 Ayat 1 dan 2 ke 1e dan 2e KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun," pungkas Iwan.

Posting Komentar